NOALE – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, secara ksatria mengakui keunggulan masif Aprilia Racing yang tampil digdaya pada pembukaan musim MotoGP 2026. Sang juara bertahan tersebut menyoroti lonjakan performa pabrikan Noale, khususnya Marco Bezzecchi, yang dinilainya tengah berada di level yang sulit dijangkau oleh para penunggang Desmosedici.
Aprilia Racing menunjukkan taringnya dengan performa yang sangat impresif dalam tiga seri pembuka di MotoGP Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat 2026. Dua andalan mereka, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, tampil kompak mendominasi lintasan sekaligus memberikan tekanan besar bagi para pembalap Ducati.
Bahkan, Bezzecchi sukses mencatatkan hat-trick kemenangan dengan merebut podium pertama secara beruntun dalam tiga balapan utama musim ini. Murid Valentino Rossi tersebut tampil sangat konsisten dan berkali-kali berhasil mengasapi Marquez di lintasan balap.
Marquez tidak ragu memberikan pujian atas peningkatan pesat tim rivalnya tersebut. Pembalap berjuluk The Baby Alien ini menyebut kombinasi antara paket motor yang mumpuni dan mentalitas pembalap menjadi kunci mengapa Aprilia begitu tangguh saat ini.
“Mereka membuat langkah besar. Ini kombinasi: ketika motor sedikit lebih baik, kepercayaan diri meningkat, dan otomatis kamu jadi jauh lebih cepat,” ucap Marquez, dilansir dari Motosan, Rabu (1/4/2026).
“Kami harus memahami mengapa mereka begitu kuat di hari Minggu. Di hari Sabtu kami masih bisa bersaing atau mendekat. Namun di hari Minggu mereka sangat konsisten dan cepat. Sekarang kami punya tiga minggu untuk terus berkembang,” tambah Marquez.
Meskipun Marquez belum berhasil mencicipi podium di balapan utama musim ini, banyak pengamat yang tetap menjadikannya unggulan dalam perburuan gelar. Namun, Marquez justru bersikap realistis dengan menunjuk Bezzecchi sebagai sosok yang paling berbahaya di lintasan saat ini.
“Ketika ada pebalap yang memimpin semua lap di hari Minggu, mungkin masih ada yang bilang saya favorit, tapi… Marco Bezzecchi sedang dalam performa luar biasa. Untuk saat ini, dia tak terhentikan,” pungkasnya.
Pernyataan ini menjadi sinyal bagi tim mekanik Ducati untuk segera melakukan evaluasi besar-besaran selama jeda tiga minggu ke depan. Tantangan bagi Marquez dan Ducati kini adalah bagaimana memangkas jarak kecepatan dengan Aprilia yang tampak sudah menemukan resep sempurna untuk menguasai jalannya balapan utama
(Rivan Nasri Rachman)