MINAT masyarakat dalam berolahraga memang cukup tinggi dalam upaya hidup sehat. Namun, olahraga cukup memberikan kekhawatiran dengan timbulnya cedera
Ternyata di Indonesia ada tiga cedera olahraga yang paling sering dialami. Tren cedera di Indonesia itu pertama lutut karena senangnya main olahraga raket seperti bulu tangkis, tenis, dan padel.
"Kedua bahu dan kemudian punggung karena tren main golf juga naik sekarang ini,” ujar dr Petrasama, spesialis ortopedi cedera olahraga saat peresmian klinik olahraga Rumah Sakit Atma Jaya Pluit, Jakarta, Sabtu 14 Maret 2026.
dr Petra pun memberikan tips untuk mengurangi cedera olahraga. Menurutnya, penggunaan alat olahraga yang tepat ternyata berpengaruh mengurangi risiko cedera.
“Untuk pencegahannya bisa dari teknik yang benar termasuk alat-alat olahraganya. Kaya sepatunya. Sepatu lari jangan dipakai untuk angkat beban. Jangan sampai salah pakai alat. Kuasai juga tekniknya. Di Indonesia main padel banyak yang pakai gaya bulu tangkis jadi banyak cedera,” ucap dr Petra.
Lebih lanjut, dr Petra menyarankan masyarakat untuk mencegah ataupun penyembuhan cedera di klinik olahraga. Hal itu agar mereka dapat berolahraga tanpa khawatir dengan adanya cedera.
Untuk itu, RS Atma Jaya resmi resmi memperkenalkan Sports Clinic karena banyaknya cedera olahraga yang dialami masyarakat Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Sports Clinic itu sebuah layanan kesehatan terpadu yang dirancang khusus untuk mendukung kesehatan dan performa atlet, komunitas olahraga, serta masyarakat yang memiliki gaya hidup aktif.