JAKARTA – Mimpi Jakarta Livin Mandiri (JLM) untuk menapakkan kaki di babak final four Proliga 2026 harus kandas di hari terakhir fase reguler. Meski perjalanan tim terhenti secara menyakitkan, sang kapten, Yolla Yuliana, menunjukkan kedewasaannya dalam menyikapi kegagalan tersebut.
Melalui unggahan terbarunya, pevoli senior ini membagikan pesan yang menyentuh hati sekaligus filosofis bagi rekan setim dan para penggemarnya.
"Setiap orang penting dalam setiap cerita, karena peran sekecil apa pun dapat mengubah akhir cerita” ucap Yolla Yuliana dalam posting-an terbarunya bersama para tim dan kru Jakarta Livin Mandiri, dikutip dari @yollayuliana1515, Minggu (15/3/2026).
Kalimat tersebut merujuk pada perjuangan seluruh elemen tim yang telah memberikan segalanya di lapangan, meski hasil akhirnya tidak sesuai dengan ekspektasi besar yang mereka usung sejak awal musim.
Langkah JLM resmi terhenti setelah mereka dipaksa menyerah oleh Jakarta Electric PLN dalam laga penentuan pada 1 Maret lalu. Tim yang dikapteni Yolla ini harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 0-3 (19-25, 17-25, 26-28).
Pertarungan sengit sebenarnya terjadi di gim ketiga, namun JLM gagal membalikkan keadaan di poin-poin kritis. Hasil ini membuat posisi JLM terkunci di peringkat kelima klasemen akhir dengan raihan 18 poin (6 kemenangan dan 6 kekalahan).
Sementara itu, Jakarta Electric PLN yang dimotori oleh Neriman Ozsoy sukses meroket ke posisi ketiga dengan 21 poin, sekaligus memastikan diri menyusul Jakarta Pertamina Enduro, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, dan Jakarta Popsivo Polwan ke babak selanjutnya yang akan digelar di Surabaya, Solo, dan Semarang mulai awal April mendatang.
Meski gagal menembus empat besar, manajemen Jakarta Livin Mandiri tetap memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pemainnya. Melalui pernyataan resminya, tim ini menyatakan pamit dari kompetisi tahun ini dengan tetap mengusung semangat pantang menyerah.
Jakarta Livin Mandiri menganggap kegagalan ini bukanlah titik henti, melainkan fondasi untuk membangun kekuatan yang lebih solid di musim depan.
"Perjalanan ini akan terus berlanjut. Kami akan kembali dengan semangat baru, kerja keras yang lebih besar, dan tekad untuk melangkah lebih jauh. Sampai jumpa di perjalanan berikutnya," tulis pernyataan resmi JLM.
Manajemen menekankan bahwa setiap laga yang telah dilalui sepanjang 12 pertandingan babak reguler adalah proses pertumbuhan yang berharga. Walau trofi juara belum bisa dibawa pulang tahun ini, semangat yang ditunjukkan Yolla Yuliana cs telah menjadi warna tersendiri bagi panggung Proliga 2026.
(Rivan Nasri Rachman)