BIRMINGHAM – Kejutan besar terjadi di Utilita Arena Birmingham pada babak perempatfinal All England 2026, Jumat 6 Maret 2026. Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, tampil beringas dengan menumbangkan raksasa China sekaligus unggulan ketiga turnamen, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Tanpa harus melalui drama rubber game, juara Australian Open 2025 ini menyudahi perlawanan ganda putra nomor tiga dunia tersebut dengan skor meyakinkan 21-18 dan 21-12. Kemenangan yang diraih dalam durasi 36 menit ini memastikan Raymond/Joaquin menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa di babak semifinal turnamen level BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Sejak shuttlecock pertama dipukul, ganda muda Indonesia ini langsung mengambil inisiatif serangan. Strategi agresif ini terbukti ampuh meredam permainan Liang/Wang yang biasanya dominan. Kepercayaan diri yang tinggi menjadi kunci utama bagi Raymond/Joaquin untuk mendikte jalannya pertandingan di hadapan publik Inggris.
"Kami tadi lebih percaya sama diri sendiri dan menjalankan instruksi pelatih untuk lebih banyak mencari dan melakukan serangan," ujar Raymond melalui keterangan resmi Humas dan Media PP PBSI,” Sabtu (7/3/2026).
Senada dengan rekannya, Joaquin menambahkan bahwa mereka turun ke lapangan dengan mentalitas tanpa beban.
"Hari ini kami bertanding dengan mindset sama-sama mempunyai kesempatan untuk menang," lanjut Joaquin.
Lolosnya Raymond/Joaquin ke semifinal menjadi oase di tengah gugurnya wakil Indonesia lainnya. Pasangan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat harus terhenti di babak yang sama usai takluk dari ganda China, Chen Bo Yang/Liu Yi, dengan skor 16-21 dan 10-21. Status sebagai satu-satunya tumpuan Indonesia kini berada di pundak Raymond/Joaquin.
Menanggapi tekanan tersebut, Raymond mengaku enggan menjadikannya beban berat. Sementara itu, Joaquin menegaskan bahwa pencapaian ini adalah ajang pembuktian bagi mereka yang sempat meragukan kapasitas pasangan muda ini.
"Kami mau membuktikan untuk semua yang meragukan kami bahwa kami bisa," tegas Joaquin.
Kini, tantangan besar menanti di depan mata. Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae,. Jika melihat performa impresif saat menumbangkan Liang/Wang, bukan tidak mungkin kejutan berikutnya akan kembali tercipta di babak semifinal.
(Rivan Nasri Rachman)