Ambisi Fajar Alfian/Shohibul Fikri Hajar Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di 16 Besar All England 2026

Andika Rachmansyah, Jurnalis
Rabu 04 Maret 2026 12:58 WIB
Fajar/Fikri ingin menumbangkan Raymond/Nikolaus di 16 besar All England 2026. (Foto: Humas PP PBSI)
Share :

GANDA putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, akan menantang Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di babak 16 besar All England 2026 yang berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026. Fajar/Fikri pun bertekad memutus tren buruk melawan juniornya tersebut. 

1. Fajar/Fikri Permalukan Wakil Malaysia

Fajar/Fikri melaju ke babak 16 besar usai menumbangkan ganda putra Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Rabu (4/3) dini hari WIB. Mereka membungkam anak didik Herry Iman Pierngadi itu dalam dua game langsung dengan skor 21-9, 21-17. 

Fajar/Fikri menang meyakinkan atas wakil Korea Selatan. (Foto: Humas PP PBSI)

Fikri sangat bersyukur memulai All England 2026 dengan hasil positif. Menurutnya, Ong/Teo bukan lawan yang mudah, tapi mereka bisa menguasai permainan dengan baik. 

“Pertama kami mengucapkan syukur alhamdulillah diberikan kelancaran serta kemenangan. Pertandingan tadi cukup berjalan alot ya, memang bola juga kadang agak berat bila terjadi rally. Dan mereka pun pasangan yang sangat bagus tapi kami tadi bisa menguasai di lapangan,” kata Fikri dalam keterangan PBSI yang diterima Okezone, Rabu (4/3/2026). 

Fikri ingin melangkah jauh di All England 2026. Terlebih, ini merupakan penampilan perdananya bersama Fajar di kejuaraan bulutangkis tertua di dunia tersebut. 

“Ini juga pertama kali saya bermain All England bersama a Fajar jadi pengen memberikan kesan yang bagus di pertandingan,” ucapnya. 

Sementara Fajar mengungkapkan ada sedikit kendala terkait shuttlecock. Meski demikian, ia dan Fikri mencoba untuk tampil lepas dan tenang untuk bisa menembus pertahanan pasangan Malaysia. Taktik tersebut pun terbukti jitu. 

“Memang kami di sini berusaha fokus ya apapun strateginya kami selalu pengen poin demi poin. Di pertandingan pertama tadi memang laju shuttlecock agak sedikit berat jadi kalau misalkan langsung menyerang itu jadi bumerang buat kami Karena defense pasangan Malaysia luar biasa bagus. Kami lebih banyak mengontrol permainan, lebih bermain rileks, enjoy dan tidak terburu-buru,” terang Fajar Alfian.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya