Kisah Hee/Gloria di German Open 2026, Perjalanan Hebat yang Berakhir Anti-Klimaks

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Rabu 04 Maret 2026 03:01 WIB
Ganda campuran Singapura-Indonesia, Terry Hee/Gloria Emanuelle Widjaja. (Foto: Instagram/sgbadminton)
Share :

2. Evaluasi Strategi

Senada dengan Gloria, Hee Yong Kai Terry menyebutkan upaya mereka untuk mengubah pola permainan justru menjadi bumerang. Strategi berbeda yang mereka terapkan di lapangan justru diiringi dengan banyaknya kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan.

Di sisi lain, pasangan Denmark tampil sangat solid dan efektif dalam menekan sejak awal laga.

“Kami mencoba strategi yang berbeda, tetapi masih cukup banyak melakukan kesalahan sendiri. Di sisi lain, mereka bermain sangat baik dan strategi mereka berjalan dengan efektif sehingga membuat kami sulit keluar dari tekanan. Memang terasa berat hari ini, tapi ini jadi pelajaran buat kami untuk ke depannya,” imbuh Terry Hee.

Terry Hee/Gloria Emanuelle Widjaja. (Foto: Andika Rachmansyah/Okezone)

Menatap kompetisi berikutnya, Hee/Gloria sepakat bahwa ketenangan dalam situasi kritis adalah kunci yang harus diperbaiki. Gloria menekankan pentingnya penguatan komunikasi di lapangan agar fokus tetap terjaga dan tidak mudah terbawa suasana saat lawan mulai mendominasi.

Menjaga konsistensi permainan dari babak awal hingga akhir kini menjadi pekerjaan rumah utama bagi pasangan lintas negara ini.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya