“Pekan olahraga ini akan menyatukan diaspora dan mahasiswa Indonesia dari 24 state di Amerika Serikat,” jelasnya.
Langkah Davon tidak main-main. Ia berhasil mengamankan dukungan resmi dari Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia). Berbekal surat dukungan tersebut, ia mulai merangkul jaringan Permias Nasional dan perwakilan Indonesia di Amerika Serikat untuk merealisasikan ajang yang juga diharapkan menjadi ajang pencarian bakat menuju Olimpiade 2028.
“Saya mendapatkan support letter dari NOC Indonesia untuk mengadakan acara ini di Amerika,” katanya.
Tak hanya soal kompetisi, ajang ini juga membuka peluang beasiswa internasional melalui jaringan NOC. Davon berharap IAG dapat menjadi agenda rutin tahunan yang berpindah-pindah kota, sekaligus menjadi simbol kebersamaan bahwa anak muda Indonesia mampu berkontribusi nyata di kancah internasional.
(Rivan Nasri Rachman)