MULHEIM - Pasangan ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu, mulai mematangkan taktik menjelang laga krusial babak 16 besar German Open 2026 melawan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe. Setelah melewati babak pertama dengan hasil positif, duet baru Pelatnas Cipayung ini langsung fokus melakukan evaluasi mendalam untuk mengantisipasi permainan ulet khas Negeri Matahari Terbit tersebut.
Lanny/Apriyani melaju mulus ke babak 16 besar usai bungkam Mysha Omer Khan/Taabia Khan dari Uni Emirat Arab di Westenergie Sporthalle, Rabu 25 Februari 2026 malam WIB. Racikan baru Pelatnas Cipayung itu menang dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-12, dan 21-9.
Meski menang mulus, mereka mengalami sedikit kendala dengan adaptasi. Lanny mengatakan shuttlecock yang dipakai dalam pertandingan berbeda pada saat uji coba lapangan di Westenergie Sporthalle.
“Alhamdulillah pertandingan berjalan dengan baik dan kami bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Di awal-awal poin tadi kami masih mencoba beradaptasi dengan kondisi lapangan dan juga shuttlecock pertandingan,” kata Lanny dalam keterangan PBSI, dikutip Kamis (26/2/2026).
“Saat latihan kemarin kami tidak menggunakan kok yang sama dengan yang dipakai hari ini, jadi memang di awal masih terasa mencari-cari feel pukulan,” tambahnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Apriyani. Selain terkait shuttlecock, eks tandem Greysia Polii itu juga menyoroti suhu udara yang dingin sehingga berpengaruh pada pola permainan mereka.
“Seperti yang Lanny sampaikan, kondisi memang cukup berbeda, terutama dari sisi kok dan juga suhu udara yang dingin. Itu cukup mempengaruhi feel permainan kami di awal, sehingga ada beberapa hal yang perlu langsung dievaluasi di lapangan. Alhamdulillah kami bisa terus mencoba menyesuaikan diri dan akhirnya bisa menang,” lanjut Apriyani.
Meski demikian, Apriyani langsung mengalihkan fokusnya ke pertandingan babak 16 besar. Dirinya dan Lanny akan mengupas kelemahan yang dimiliki Kaho Osawa/Mai Tanabe agar meraih hasil positif.
“Untuk menghadapi babak 16 besar melawan Kaho Osawa/Mai Tanabe, kami akan melakukan evaluasi dan analisa dulu. Kami akan mempelajari kelemahan serta kebiasaan permainan mereka, termasuk menonton video pertandingan mereka, agar bisa lebih siap saat bertanding,” pungkas Apriyani.
(Rivan Nasri Rachman)