Di balik ketangguhannya di lapangan, sisi kehidupan Rian yang paling menarik perhatian publik adalah kedalaman spiritualnya. Sejak membangun rumah tangga dengan Mega Mustika pada tahun 2017, kehidupan Rian bertransformasi menjadi lebih seimbang antara urusan duniawi dan ukhrawi. Sebagai ayah dari dua anak, ia kini menjalani keseharian dengan ketaatan penuh sebagai seorang penganut Islam.
Rian tidak menyimpan ketenangan spiritualnya untuk diri sendiri. Melalui platform media sosial, ia bertransformasi menjadi "pemberi pesan kebaikan".
Rian rutin membagikan siraman rohani, mengingatkan pengikutnya akan pentingnya beramal, dan menunjukkan bahwa seorang atlet profesional bisa tetap teguh pada prinsip agama. Perjalanan hijrah ini membuktikan bahwa kesuksesan di lapangan hijau tidak menghalangi seseorang untuk mengejar kedekatan dengan Sang Pencipta.
Bagi Rian, raket adalah profesi, namun dakwah adalah panggilan hati yang memberinya kebahagiaan sejati.
(Rivan Nasri Rachman)