LEGENDA balap Jepang, Nobuatsu Aoki, mulai angkat bicara mengenai rumor perpindahan pembalap MotoGP untuk musim 2027 yang kian memanas. Spekulasi ini muncul lebih awal mengingat mayoritas kontrak bintang lintasan akan berakhir pada penghujung musim 2026, yang memicu potensi perombakan grid secara masif.
Kabar burung tersebut memberikan warna tersendiri di tengah persiapan menyambut musim MotoGP 2026. Seri pembuka sendiri dijadwalkan akan berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026 mendatang.
Nobuatsu Aoki menilai jika berbagai rumor perpindahan tersebut benar-benar menjadi kenyataan, peta persaingan di kasta tertinggi balap motor dunia akan berubah total. Kehadiran wajah-wajah lama di atas motor baru pada musim 2027 diyakini bakal menyajikan tontonan yang jauh lebih segar dan tidak terduga.
"Ada rumor bahwa Bagnaia akan pindah dari Ducati ke Aprilia, Jorge Martín dari Aprilia ke Yamaha, Fabio Quartararo dari Yamaha ke Honda, Pedro Acosta dari KTM ke Ducati dan Álex Márquez dari Ducati ke KTM," kata Nobuatsu Aoki dilansir dari Motosan, Rabu (18/2/2026).
Aoki menekankan bahwa perpindahan nama-nama besar tersebut akan menjadi peristiwa bersejarah bagi industri MotoGP. Pergantian kursi antar pabrikan besar seperti Ducati, Honda, Yamaha, KTM, hingga Aprilia akan memaksa setiap tim membangun strategi dari nol kembali.
"Jadi jika perpindahan ini terwujud, itu akan menjadi reorganisasi besar," tambahnya.
Pria asal Jepang itu menyatakan akan sangat menikmati dinamika rumor yang terus berkembang dalam beberapa bulan ke depan. Baginya, spekulasi mengenai masa depan para pembalap juara selalu berhasil mencuri perhatian dan menjadi bahan diskusi hangat bagi para pecinta balap motor di seluruh dunia.
"Secara pribadi, saya pikir perpindahan pembalap mana pun akan menarik," tutup Aoki.
(Rivan Nasri Rachman)