Gaya hidup Sabina mulai mengalami perubahan signifikan saat ia menginjak usia 24 tahun, tepatnya ketika ia menikah dengan seorang pengusaha bernama Sayat Salmanuly. Melalui pernikahan tersebut, Sabina mulai mengenal sisi lain dari kota Almaty, termasuk mengunjungi tempat-tempat kuliner yang indah. Namun, meski telah mengenal kemewahan, ia menegaskan tetap memegang prinsip hidupnya.
"Ketika saya menikah, saya diperlihatkan restoran-restoran mewah di Almaty, saya tidak pernah pergi ke klub malam sampai hari ini, dan saya tidak melihat ada gunanya. Itu adalah pilihan sadar saya, untuk menghabiskan waktu saya dengan bermanfaat, dan berkat pilihan saya, saya sekarang berada di tempat saya sekarang," jelas Sabina.
Hingga saat ini, Sabina mengaku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kelab malam karena merasa hal tersebut tidak bermanfaat. Sayangnya, perjalanan rumah tangganya dengan Sayat berakhir dengan perceraian pada tahun 2025 lalu.
Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang anak. Kini, Sabina memilih fokus melanjutkan hidupnya dengan tetap membawa nilai-nilai disiplin yang ia pelajari sejak masa sulit di asrama.
(Rivan Nasri Rachman)