Sayangnya, dalam laga semifinal melawan Korea Selatan, Ester yang dijadwalkan turun di partai kelima sebagai tunggal ketiga tidak sempat mengayunkan raket. Indonesia harus mengakui keunggulan Korea dengan skor 1-3 setelah dua ganda putri dan satu tunggal putri utama mengalami kekalahan.
Thalita Ramadhani Wiryawan yang turun di partai pertama tak berkutik di hadapan Kim Ga Eun, disusul kekalahan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Indonesia sempat memperpanjang napas lewat kemenangan impresif Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi atas Park Ga Eun dengan skor 21-14, 21-13.
Namun, perjuangan Merah-Putih dipastikan kandas setelah Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi kalah tipis dalam drama dua gim ketat melawan Lee Seo Jin/Lee Yeon Woo.
Walau gagal tampil di partai puncak, kehadiran Ester di Qingdao menjadi sinyal positif bagi sektor tunggal putri Indonesia. Keberhasilannya melewati masa sulit cedera tulang kering menjadi bukti tangguhnya mentalitas sang pemain menuju turnamen-turnamen individu mendatang.
(Rivan Nasri Rachman)