"Jadi balik lagi, Rakernas ini fokus terhadap bagaimana memastikan kita mempunyai atlet-atlet cadangan yang banyak, talenta-talenta baru, tapi bagaimana supaya mereka bisa berprestasi. Jadi khususnya bicara bukan hanya kuantitas, tapi kualitas," jelas Arsjad.
Selain Kejurnas Junior pada Juni-Juli di Kudus, Jawa Tengah, PB Perpani akan mengadakan pelatihan pelatih dan wasit (Juli–Desember). Kemudian, ada Kejurnas Antarklub Pelajar (September), Kejurnas Senior (Oktober), dan Kejurnas Antarklub Open (Desember).
Bukan cuma itu, PB Perpani juga akan memperkuat daya saing para atlet di ajang internasional. Caranya dengan menempatkan rangkaian turnamen global sebagai tulang punggung pengukuran performa atlet.
Ada tiga seri Hyundai Archery World Cup yang masuk dalam kalender internasional 2026. Yakni Stage 2 Shanghai, Tiongkok(5–10 Mei 2026), Stage 3 Antalya, Turki (9–14 Juni 2026), dan Stage 4 Madrid, Spanyol (7–12 Juli 2026).
Sekretaris Jenderal PB Perpani, Irawadi Hanafi menambahkan strategi federasi ke depan diarahkan pada pembinaan yang menyeluruh, membangun atlet, pelatih, tim ofisial dan sistem pendukung secara simultan. Semua itu dilakukan demi mewujudkan target, yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
"Target dari pemerintah adalah meningkatkan apa yang sudah kami dapat di sebelumnya, waktu itu. Kami dapat perunggu, mudah-mudahan sekarang bisa emas," ucap Irawadi.
(Wikanto Arungbudoyo)