Kemenangan ini, kata Erick, menandakan kebangkitan olahraga tenis setelah berprestasi mengawinkan dua medali emas di SEA Games Thailand 2025. Ia berharap PELTI terus mendukung dan memfasilitasi perjuangan para atlet.
"Pemain juga saya rasa memang kebetulan kita punya bakat-bakat yang bagus di tenis. Mudah-mudahan ini bisa konsisten. Apalagi Bapak Presiden sudah memasukkan tenis menjadi 21 cabor unggulan," ujar Erick.
"Di mana kami juga sudah mulai susun anggaran, ada yang memang fokus untuk Olimpiade, untuk atlet A, B, C, D—saya enggak bisa sebut namanya,” urai mantan Presiden Inter Milan itu.
“Ada juga nanti yang Asian Games, SEA Games, untuk atlet A, B, C, D, E mungkin. Dan kami juga ada persiapan untuk khusus pembinaan yang junior sebenarnya. Atlet A, B, C, D, E," tukas Erick.
"Jadi memang sesuai dengan pola daripada pendanaan yang kami punya, terbatas memang. Tetapi dengan keterbatasan ini jangan kita mengeluh,” katanya lagi.
“Justru kita sekarang bikin pola targeting system dengan KPI-KPI tadi. Jadi masing-masing atlet punya targetnya sendiri-sendiri, dan mudah-mudahan ini menjadi sumbangsih yang bisa membuat prestasi daripada tenis secara konsisten ke depan,” tutupnya.
(Wikanto Arungbudoyo)