QINGDAO – Perjuangan tim bulu tangkis putra Indonesia di laga pamungkas fase grup Badminton Asia Team Championship (BATC) 2026 harus diawali dengan langkah berat. Tunggal putra Moh Zaki Ubaidillah dipaksa mengakui keunggulan wakil Malaysia, Justin Hoh, sehingga membuat Indonesia untuk sementara tertinggal 0-1.
Tim bulu tangkis putra Indonesia berhadapan dengan Malaysia di laga terakhir Grup D Badminton Asia Team Championship (BATC) 2026. Laga itu digelar di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China pada Kamis (5/2/2026) sore WIB.
Justin Hoh memulai pertandingan dengan permainan efektif. Tunggal putra Malaysia itu tak kesulitan untuk membongkar pertahanan Ubed —sapaan akrab Moh Zaki Ubaidillah.
Ubed yang tertinggal sempat menyamakan kedudukan menjadi 6-6. Duel ketat terus terjadi menjelang jeda interval pertandingan gim pertama.
Pada jeda interval, Justin unggul atas Ubed dengan skor 11-8. Permainan tunggal putra Malaysia itu terus berkembang, sementara Ubed masih kesulitan mengejar.
Akhirnya, Justin sukses mengunci kemenangan atas Ubed dengan skor 21-16. Memasuki gim kedua, Ubed kembali tak bisa menemukan permainan terbaiknya.
Kesalahan sendiri serta serangan yang tak efektif membuatnya tertinggal jauh dari Justin. Pada jeda interval gim kedua, Justin unggul telak atas Ubed dengan skor 11-3.
Namun setelah rehat, Ubed bangkit dan berhasil mengejar ketertinggalan. Tunggal putra kelahiran Sampang, Jawa Timur, itu bahkan sempat menyamakan kedudukan hingga 19-19.
Namun sayang, Justin akhirnya berhasil memastikan kemenangan dengan skor 21-19. Kekalahan ini membuat Indonesia tertinggal sementara dari Malaysia 0-1.
(Rivan Nasri Rachman)