Hendra bahkan kerap menghabiskan waktu dengan menonton video pertandingan peraih emas Olimpiade Sydney 2000 tersebut untuk menganalisis akurasi pukulannya.
"Pemain favorit saya Tony Gunawan. Dulu saya selalu lihat videonya, waktu dia main seperti apa," kata Hendra Setiawan kepada PBSI.
"Pemain yang paling rapat main di depan ya Koh Tony. Bolanya jarang lepas. Senior-senior saya lainnya juga banyak yang bagus permainan depannya, misalnya Mas Sigit," tambahnya.
Menariknya, Hendra sempat mencoba meniru habis-habisan gaya main idolanya itu sebelum akhirnya menyadari bahwa ia harus menemukan identitas sendiri. Melalui proses belajar yang panjang dari gaya Tony Gunawan, Hendra berhasil mengembangkan teknik uniknya sendiri yang justru menjadi momok bagi pemain ganda putra dunia lainnya.
Dedikasi untuk belajar dari sang legenda inilah yang pada akhirnya membawa The Daddies menjadi inspirasi bagi generasi penerus bulu tangkis.
(Rivan Nasri Rachman)