Kisah Rahasia Kehebatan Pebulu Tangkis Mohammad Ahsan, Tak Gengsi Berguru pada Junior!

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Selasa 27 Januari 2026 10:25 WIB
Legenda bulu tangkis Indonesia, Mohammad Ahsan. (Foto: Instagram/king.chayra)
Share :

NAMA Mohammad Ahsan tak dapat dipungkiri merupakan legenda ganda putra Indonesia. Bersama Hendra Setiawan, pria yang akrab disapa Babah ini telah mengoleksi puluhan gelar bergengsi di kancah internasional. Namun, di balik kegemilangannya, ada kerendahan hati untuk terus belajar, bahkan dari juniornya sendiri.

1. Strategi Mencuri Ilmu demi Melawan Usia

Menjadi pemain senior di tengah kepungan atlet-atlet muda yang lebih energetik menuntut Ahsan untuk berpikir cerdik. Ia menyadari secara fisik, sudah tidak banyak ruang untuk peningkatan di usianya yang matang.

Karena itu, Ahsan memilih untuk memperbarui ilmu permainannya agar tidak ketinggalan zaman. Ahsan mengaku sering mengamati gaya main para junior, bahkan pemain dari sektor ganda campuran, untuk mengambil teknik yang bisa ia terapkan.

Baginya, ilmu bisa datang dari siapa saja tanpa memandang usia. Filosofi ini diperkuat oleh kekagumannya pada sosok Tony Gunawan, idolanya sejak junior.

Dari Tony, Ahsan belajar bahwa seorang pemain hebat harus fleksibel dan mampu berpasangan dengan siapa pun, sebuah kualitas yang terbukti membawanya tetap kompetitif di level tertinggi selama bertahun-tahun.

Mohammad Ahsan/Hendra setiawan. PBSI

“Dari dulu, semenjak saya junior, saya selalu senang melihat Koh Tony (Gunawan) karena dia bisa berpasangan dengan siapa saja. Mungkin itu salah satu motivasi bahwa jadi atlet harus bisa berpasangan dengan siapa saja,” ungkap Ahsan, seperti yang dikutip dalam sesi live Instagram PBSI, Selasa (27/1/2026).

“Kalau dari segi permainan saya lihat semua, dari senior maupun junior. Enggak ada salahnya mengambil ilmu dari semua orang,” tambahnya.

 

“Kadang-kadang, saya lihat dari pasangan ganda campuran. Ya ambil ilmu yang bagus kemapa tidka. Kan banyak banyak dari ganda putra. Saya sering perhatikan lah,” lanjut Ahsan.

2. Sudah Pensiun

Setelah satu dekade lebih mendedikasikan hidupnya untuk mengharumkan nama bangsa, perjalanan panjang Ahsan akhirnya menemui babak baru di awal 2025. Pebulutangkis kelahiran Palembang ini resmi memutuskan untuk pensiun dan menanggalkan raket yang telah membesarkan namanya.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Saat ditemui di Daddies Arena pada Agustus 2025, Ahsan mengungkapkan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membayar waktu yang hilang bersama keluarga. Setelah puluhan tahun terikat jadwal latihan dan turnamen yang padat, kini ia berikan waktunya untuk keluarga.

Karena alasan itu lah, Ahsan mengaku belum siap secara mental untuk kembali terjun ke dunia profesional yang menuntut dedikasi tinggi, seperti menjadi pelatih bulu tangkis seperti Hendra Setiawan. Jadi, meski masa depannya di dunia bulu tangkis setelah tahun ini masih menjadi teka-teki, Ahsan memilih untuk benar-benar menikmati masa istirahatnya dan memprioritaskan peran sebagai kepala keluarga.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya