“Kadang-kadang, saya lihat dari pasangan ganda campuran. Ya ambil ilmu yang bagus kemapa tidka. Kan banyak banyak dari ganda putra. Saya sering perhatikan lah,” lanjut Ahsan.
Setelah satu dekade lebih mendedikasikan hidupnya untuk mengharumkan nama bangsa, perjalanan panjang Ahsan akhirnya menemui babak baru di awal 2025. Pebulutangkis kelahiran Palembang ini resmi memutuskan untuk pensiun dan menanggalkan raket yang telah membesarkan namanya.
Saat ditemui di Daddies Arena pada Agustus 2025, Ahsan mengungkapkan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membayar waktu yang hilang bersama keluarga. Setelah puluhan tahun terikat jadwal latihan dan turnamen yang padat, kini ia berikan waktunya untuk keluarga.
Karena alasan itu lah, Ahsan mengaku belum siap secara mental untuk kembali terjun ke dunia profesional yang menuntut dedikasi tinggi, seperti menjadi pelatih bulu tangkis seperti Hendra Setiawan. Jadi, meski masa depannya di dunia bulu tangkis setelah tahun ini masih menjadi teka-teki, Ahsan memilih untuk benar-benar menikmati masa istirahatnya dan memprioritaskan peran sebagai kepala keluarga.
(Rivan Nasri Rachman)