Sebagai catatan, regulasi 25 detik ini masih bersifat uji coba dan diterapkan BWF di sejumlah turnamen internasional. Tujuannya adalah meningkatkan efektivitas pertandingan tanpa menghilangkan kebutuhan dasar pemain di lapangan.
Dalam penerapannya, pemain tetap diperbolehkan melakukan aktivitas singkat seperti minum, mengelap keringat, atau membenahi perlengkapan. Namun, penerima servis tetap dituntut menjaga tempo dan tidak sengaja memperlambat jalannya pertandingan.
Melangkah ke babak 16 besar, Fajar/Fikri masih menanti lawan berikutnya. Mereka akan menghadapi pemenang duel antara rekan senegara Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan pasangan Taiwan Huang Jui-Hsuan/He Zhi-Wei.
(Rivan Nasri Rachman)