“Tapi pas bola itu pindah ke saya, saya lihat seperti kelihatan ada itu dipetik. Kalau dipetik itu kadang bisa jadi cepat, bisa lambat sementara kondisi gim pertama, saya itu memang agak sedikit menang angin. Sangat terasa jadi tambah kencang. Petikannya bagus banget. Jujur, enggak kelihatan, dia petikannya juga halus. Enggak yang bener-bener langsung berasa gitu tapi saya sebagai pemain bisa merasakan,” jelas Jonatan.
Kata Jojo, Jason Teh tidak mengakui tindakannya. Dia pun tidak ambil pusing dan tidak ingin memperkeruh kejadian tersebut. Pemain kelahiran Jakarta itu lebih memilih fokus menghadapi Yushi Tanaka di babak 16 besar India Open 2026.
“Saya memang tidak melihat kapan dia melakukan itu, saya tanya service judge juga sama, benar-benar clean tapi ada bukti di shuttlecocknya seperti petikan kuku yang tidak ada di shuttlecock yang baru. Sampai akhir dia tidak mengakui dan ya it's ok buat saya. Dan ya sudah, pertandingan sudah selesai, tidak perlu diperpanjang dan dibahas lagi,” paparnya.
“Sekarang saya mau fokus untuk pertandingan besok. Lawan Yushi Tanaka (Jepang), terakhir saya kalah di Australia jadi mudah-mudahan besok bisa menampilkan yang jauh lebih baik. Dan persiapan juga bisa lebih maksimal lagi,” pungkas Jonatan.
(Rivan Nasri Rachman)