Walaupun sudah tidak lagi bertanding secara profesional, darah wushu tetap mengalir deras di tubuh peraih lima gelar juara dunia ini. Lindswell enggan meninggalkan dunia yang telah membesarkan namanya begitu saja.
Alih-alih hanya berdiam diri, Lindswell memilih untuk membaktikan hidupnya guna melahirkan bibit-bibit unggul masa depan. Bersama suaminya yang juga mantan atlet wushu nasional, Lindswell mendirikan Lindswell Martial Art Club.
Di sekolah bela diri ini, Lindswell terjun langsung menjadi pelatih untuk membimbing talenta-talenta muda Indonesia. Fokusnya jelas, ia ingin mencetak atlet-atlet baru yang mampu meneruskan tongkat estafet prestasinya di masa depan.
(Rivan Nasri Rachman)