WEJANGAN dua pembalap MotoGP, Joan Mir dan Luca Marini, untuk pembalap Indonesia. Tentunya, nasihat ini penting untuk karier para pembalap Tanah Air.
Dua pembalap Honda HRC Castrol itu menyampaikan petuahnya dalam acara peluncuran Honda HRC Castrol di Indonesia. Acara perilisan tim Honda HRC Castrol berlangsung di AHM Safety Riding & Training Center, Cikarang, Jawa Barat pada Sabtu 1 Februari 2025.
Selain memamerkan livery baru untuk MotoGP 2025, Honda juga merilis tim para pembalap binaan mereka. Salah satunya ada pembalap muda berusia 16 tahun asli Indonesia, Veda Ega Pratama. Pembalap kelahiran Gunung Kidul, Yogyakarta itu diketahui akan berkompetisi di JuniorGP World Championship kelas Moto3 tahun ini.
Joan Mir dan Luca Marini pun turut senang dengan perilisan tim binaan Astra Honda Racing Team (AHRT). Dua pembalap andalan Honda di ajang MotoGP itu memberikan nasihat kepada para rider muda Indonesia untuk tetap berjuang mewujudkan mimpi.
“Sangat fantastis untuk berdiri bersama para talenta muda. Ya mungkin saran yang dapat aku berikan kepada para pembalap muda adalah terus berusaha hingga bisa melewati batas. Aku ingat ketika aku masih anak-anak, dan langkah untuk menjadi pembalap MotoGP itu sangat panjang,” kata Mir kepada awak media, termasuk Okezone di Cikarang, Sabtu 1 Februari 2025.
“Tetapi kalian harus bersyukur sudah bisa berada di sini, terima kasih untuk Astra Honda yang mempromosikan kalian dan mengikutsertakan kalian dalam berbagai ajang seperti Asian Talent Cup,” sambungnya.
Senada dengan Mir, Luca Marini mengatakan para pembalap muda tidak boleh menyerah untuk mencapai cita-cita. Adik Valentino Rossi itu mengakui, butuh komitmen dan pengorbanan untuk bisa mencapai level teratas dalam ajang balap motor kelas dunia.
“Jadilah dirimu sendiri dan berjuanglah setiap hari, terus mencoba mengembangkan dirimu dan lewati batasnya. Ini passion-mu, percaya pada diri sendiri dan coba segalanya, dan korbankan segalanya untuk mencapai tujuan terbaikmu,” tutur Marini.
“Sebab, semua yang ingin menjadi pembalap profesional butuh banyak komitmen dan pengorbanan serta memanfaatkan kesempatan sekecil mungkin. Sekarang, Honda telah memberikanmu kesempatan yang baik, cobalah untuk memanfaatkan itu dan terus mencoba menjadi pembalap terbaik. Hasilnya akan kamu lihat nanti,” tambahnya.
(Djanti Virantika)