“Saya tidak bisa berkembang dari awal sampai akhir pertandingan. Permainan saya monoton dan pergerakan kaki saya cukup lambat sehingga saya tidak bisa balik mengontrol lawan,” kata Gregoria dilansir dari keterangan pers PBSI, Kamis (12/12/2024).
“Aya adalah tipe pemain menyerang dengan pergerakan kaki yang cukup cepat, saya semestinya setidaknya harus bisa mengimbangi,” tambahnya.
Kendati demikian, Gregoria bertekad bangkit untuk menampilkan permainan terbaiknya dalam dua laga tersisa. Dia akan menghadapi jagoan China, Wang Zhi Yi, dan utusan Thailand, Busanan Ongbamrungphan.
“Saya kecewa sekali dengan penampilan hari ini karena saya tidak cukup menunjukkan keunggulan saya. Saya tidak punya antisipasi untuk counter sementara dia sudah tahu pola saya,” jelas pemain kelahiran Wonogiri itu.
“Dua pertandingan ke depan sangat penting, saya mau melakukan yang lebih baik dari hari ini apapun hasilnya nanti,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)