Dengan hasil tersebut, Pelita Jaya mengoleksi dua gelar juara tahun ini. Sebelumnya, mereka juga berjaya dalam turnamen reguler IBL edisi 2024 di mana mereka juga melakukan comeback untuk mengalahkan Satria Muda di partai puncak.
Jawato pun menilai dua titel ini sangat berarti untuknya. Pemain berusia 31 tahun itu sangat bangga bisa meraih dua gelar beruntun dengan Pelita Jaya tahun ini.
“Gelar ini berarti segalanya. Maksud saya, kami memainkan permainan ini untuk menang, dan melakukannya secara berturut-turut, adalah pencapaian yang luar biasa,” ujar pemain berdarah Indonesia-Amerika Serikat itu.
“Tetapi sekarang kami menantikan musim IBL, dan kami ingin melakukan hal yang sama. Dan kami tahu betapa sulitnya itu, tetapi kami harus tetap konsisten dengan usaha kami, dan saling percaya, dan terus muncul setiap hari dan memberikan 110 persen untuk menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Jawato sendiri tampil sebagai bintang untuk Pelita Jaya dalam Game 3 kontra Satria Muda di mana dia membukukan double-double berkat torehan 23 poin dan 13 reboundnya. Dia pun dinobatkan sebagai pemain terbaik alias MVP di partai final IBL All Indonesian 2024.
(Rivan Nasri Rachman)