ANDORRA – Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) tak ambil pusing dengan performanya yang menurutn di MotoGP 2023. Sebab menurutnya, pikirannya jauh lebih terbebani dengan stress jika sedang berada dalam jalur perebutan gelar juara.
El Diablo -julukan Quartararo- hanya mampu finis di peringkat 10 di MotoGP 2023. Dia sama sekali tak memenangkan balapan utama dan hanya naik podium tiga kali saja.
Alhasil, MotoGP 2023 menjadi pencapaian terburuknya selama mentas di kelas utama sejak promosi pada musim 2019 lalu. Padahal, di musim debutnya saja, Quartararo berhasil naik podium tujuh kali dan sempat berada di papan atas sebelum akhirnya finis di peringkat lima.
Kendati demikian, Quartararo menilai MotoGP 2023 tak terlalu menegangkan baginya sekalipun dengan adanya tambahan sprint di setiap pekan dan performanya menurun cukup drastis. Dia menilai dirinya jauh lebih stres jika sedang bersaing sengit di papan atas untuk memperebutkan gelar juara.
“Sejujurnya, tiga hingga empat tahun terakhir jauh lebih menegangkan bagi saya. Ketika Anda berada di peringkat 1 dan 2 di kejuaraan, stresnya jauh lebih besar,” kata Quartararo dilansir dari Speedweek, Kamis (28/12/2023).
“Sekarang ini bukan tentang apa pun, saya hanya berusaha melakukan yang terbaik dan mendapatkan hasil terbaik. Tentu saja Anda selalu sedikit gugup sebelum dan di awal, tapi saya juga tahu bahwa hasil buruk tidak akan mengubah hidup saya,” tambahnya.