“Saya menemukan cara untuk membuatnya berhasil. Saya merasa percaya diri untuk melaju ke final,” tambahnya.
Kendati percaya diri, Pegula enggan jemawa. Petenis berusia 29 tahun itu merasa dirinya bukanlah favorit juara di WTA Finals 2023 karena calon lawannya merupakan petenis rangking satu dan dua dunia saat ini, yaitu Sabalenka dan Iga Swiatek.
“Tidak, saya rasa saya tidak menganggap diri saya favorit, mengingat keduanya (Sabalenka dan Swiatek) berada di peringkat di atas saya. Saya mungkin akan dianggap sebagai underdog, meskipun saya bermain tenis dengan baik,” ujar petenis kelahiran Buffalo, New York, AS itu.
Yang jelas, bagi Pegula final WTA Finals 2023 merupakan partai pamungkas terbesar dalam kariernya. Dia yakin rentetan hasil apik yang didapatnya di turnamen akhir tahun tersebut menjadi modal yang bagus untuk menatap musim depan dengan percaya diri.
“Ini mungkin final terbesar saya. Ini akan memberi saya kepercayaan diri yang besar untuk menghadapi tahun depan,” pungkasnya.
Jadwal pertandingan final WTA Finals 2023 sendiri diundur menjadi Selasa (7/11/2023) dini hari WIB. Pasalnya, laga semifinal antara Sabalenka dan Swiatek yang dihelat pada Minggu (5/11/2023) dini hari WIB, terpaksa ditunda pada set kedua karena hujan deras sehingga akan dimulai lagi pada Senin (5/11/2023) dini hari WIB.
(Admiraldy Eka Saputra)