Setelah itu, giliran telapak kaki An Se-young yang sepertinya melepuh. Namun lagi-lagi, An Se-young tidak menyerah dan melanjutkan pertandingan. Sayangnya, fisik An Se-young tak kuat lagi di poin 5-16. Sebab itu, ia harus mundur dan menyerahkan kemenangan kepada Akane Yamaguchi.
Momen mental baja An Se-young juga terlihat di final Uber Cup 2022. Saat itu, An Se-young melawan wakil China, Chen Yufei. Duel tersebut butuh perjuangan keras karena harus berakhir dalam waktu lebih dari 100 menit.
Reli-reli panjang yang dilakukan kedua pemain membuat mereka kehabisan napas pada pertengahan game ketiga. Kemudian pada poin 15-14, An Se-young makin kelelahan hingga harus menjatuhkan diri ke lantai lapangan. Bahkan, kaki An Se-young terlihat tak bisa lagi menopang tubuhnya.
Setelah tersungkur, An Se-young kemudian bangkit lagi dan menolak menyerah. An Se-young terus berjuang dengan sisa tenaganya. Ia pun sempat mencapai match poin di angka 20-17. Sayangnya, dia harus tersalip dan kalah dramatis 20-22. Kedua pemain pun terkulai lemas setelah laga berakhir.
(Rivan Nasri Rachman)