KISAH tragis Francisco Lazaro, atlet pertama yang meninggal di Olimpiade modern gara-gara kulitnya diberi minyak akan dibahas Okezone. Pada umumnya, atlet dari setiap negara di dunia berkompetisi dalam serangkaian permainan yang menyenangkan, penuh petualangan, dan tentu saja kompetitif di Olimpiade.
Namun, Olimpiade ternyata memiliki sejarah yang kelam di dalamnya bagi sebagian atlet. Menurut majalah Time, sedikitnya ada lima atlet Olimpiade yang meninggal sebelum, selama, atau setelah tampil di turnamen Olimpiade, salah satunya adalah Francisco Lázaro yang turun di nomor marathon.
Menurut laporan berbagai sumber, Francisco Lazaro (21 Januari 1888 –15 Juli 1912) merupakan seorang pelari marathon Olimpiade asal Portugal. Ia menjadi pembawa bendera pertama Portugal di Olimpiade tepatnya di Olimpiade 1912 yang berlangsung di Stockholm, Swedia.
Francisco Lazaro adalah seorang atlet marathon amatir, sama seperti semua atlet Olimpiade pada masanya. Pekerjaan atlet asal Portugal itu sebenarnya adalah sebagai tukang kayu di sebuah pabrik mobil di Lisbon.
Kendati begitu, Francisco Lazaro menjelma menjadi seorang pelari berbakat yang ahli dalam lari maraton. Sebelum Olimpiade 1912, ia telah memenangkan tiga kejuaraan maraton nasional di Portugal, di mana ia mewakili SL Benfica.
Kemudian pada 1912, menandai tahun di mana Portugal melakukan debut Olimpiadenya. Francisco Lazaro pun menjadi salah satu dari lima atlet Portugal yang dipilih untuk entri pertama negaranya, menurut laporan Olympian Database.