JAKARTA - Beberapa waktu yang lalu ada isu tidak mengenakan di pasangan ganda putra Indonesia, Pramudaya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, yang mana mereka disebut tengah berselisih. Menanggapi isu keretakan tersebut, pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi (Herry IP) memastikan bahwa itu semua tidak benar.
Herry IP menegaskan tidak ada masalah komunikasi antara Pramudya dengan Yeremia seperti yang dibicarakan banyak pihak. Bahkan ia menilai hubungan Pramudya dengan Yeremia baik-baik saja seperti biasanya.
"Enggak ada masalah, masih biasa aja. Ya masih oke aja. Cuma mungkin ada gesture tubuh kecewa, tapi hubungan mereka oke-oke aja. Mereka masih berjalan dengan baik. Masih normal, masih oke, enggak ada masalah kok," ucap Herry IP kepada MNC Portal Indonesia via telepon, Senin (24/4/2023).
"Ya menurut saya karena dua-duanya masih ada rasa tegang, deg-degan jadi enggak bisa berkomunikasi. Jadi ya sudah berpikir masing-masing gitu. Tapi sudah saya kasih tahu dan sudah diperbaiki. Sebenarnya enggak ada masalah," lanjutnya.
Sebelumnya banyak publik menilai bahwa komunikasi Pramudya/Yeremia ketika bermain di tur Eropa tidak seperti biasanya. Mereka disebut terkesan saling cuek, terutama ketika ada yang membuat kesalahan sendiri.
Namun, Herry IP yang mengenal betul anak didiknya menegaskan Pramudya dan Yeremia tidak memiliki masalah komunikasi. Meski ada rasa kecewa itu adalah hal wajar ketika mereka menelan kekalahan.
Herry IP malahan memuji Pramudya yang begitu dewasa dengan menjadi partner Yeremia. Terlebih ketika ia tetap sabar menunggu Yeremia kembali ke performa sebelumnya setelah sempat absen enam bulan karena cedera.
"Menurut saya Pram cukup dewasa, cukup sabar untuk menunggu Yere balik seperti dulu. Kayak kemarin tur Eropa kalah, kita ngajak ngobrol, mereka semua bisa terima," sambung Herry IP.
"Memang ada rasa kecewa karena pengen cepat-cepat seperti dulu lagi. Tapi kan memang butuh proses. Yere juga mengakui belum seperti dulu lagi 100 persen," tambah pelatih berusia 60 tahun itu.
Sementara berbicara soal pencapaian tahun ini, hasil terbaik yang sudah diraih Pramudya/Yeremia sejak Januari lalu adalah dua kali perempat final di Thailand Masters dan Spain Masters. Sedangkan sisanya, mereka gugur di babak pertama atau kedua.
Selanjutnya, mereka akan turun di SEA Games 2023 di Kamboja. Cabang olahraga bulu tangkis akan digelar pada 8-16 Mei 2023.
(Rivan Nasri Rachman)