Marquez pun mengakui kekesalannya terhadap The Doctor – julukan Rossi. Sebab, dirinya merasa tidak dihormati oleh sang pembalap legendaris asal Italia itu.
“Saya tidak termotivasi karena hal yang diciptakan olehnya. Karena yang saya jalani selama dua pekan itu. Saya tidak mengharapkan hal itu terjadi kepada siapa pun, apalagi pada seorang pembalap yang baru berusia 22 tahun,” tambah Marquez.
“Hanya karena mengetahui bahwa Valentino punya kuasa besar di media, dan orang-orang akan membenci Anda. Jika seseorang menghina saya, maka saya punya kepribadian dan nyali [untuk melawan],” pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)