"Rahasia (soal strategi baru dari posisi permainan), nanti ketahuan Fajar bahaya. Tentunya ada rahasia khusus," canda Yeremia.
Sementara menanggapi perang saudara tersebut, The Prayer -julukan Pramudya/Yeremia- sebenarnya sedikit menyayangkan. Sebab, mereka juga ingin unjuk gigi lebih jauh di kandang sendiri tanpa harus saling menjatuhkan pemain Tanah Air lainnya.
"Sangat disayangkan karena harus ketemu sama-sama Indonesia di babak pertama," ucap Yeremia kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia di Pelatnas PBSI Cipayung.
"Ya disayangkan, apalagi di Indonesia mainnya. Cuma realitanya begitu. Mereka ranking satu, kita ranking 24, sudah pasti ketemu. Ya mau gimana lagi harus lawan," tambah Pramudya.
Sejauh ini Pramudya/Yeremia punya modal bagus kala bertemu Fajar/Rian di turnamen resmi. Saat ini, mereka unggul head-to-head 2-1, dengan pertemuan terakhir justru dimenangkan Fajar/Rian di Indonesia Masters 2022 lalu.
(Reinaldy Darius)