JAKARTA - Ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan bakal menghadapi rekan senegara, yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di babak pertama Malaysia Masters 2023. Meski diakui bakal berat mengalahkan peringkat satu dunia tersebut, Pramudya/Yeremia mengaku sudah menyiapkan strategi untuk menang.
Ya, duel panas diprediksi akan tersaji dalam pertemuan perang saudara Tanah Air di Malaysia Masters 2023 tersebut. Bahkan dalam pantauan MNC Portal Indonesia di sesi latihan Pelatnas PBSI Cipayung pada Rabu (4/1/2023), kedua pasangan tampak siap saling unjuk gigi dan tidak mau kalah.
Bermula dari sesi latihan individu yang dijalani Pramudya bersama pelatih Herry Iman Pierngadi, Fajar sedikit memberi candaan kepada pemain asal Sukabumi tersebut. Fajar mengatakan kepada Pramudya untuk tidak berlatih terlalu keras, karena mereka akan saling bertemu di Indonesia Masters 2023.
Meski begitu, Pramudya hanya tersenyum dan tetap serius melakoni latihan. Namun, ketika bertemu dengan awak media seusai latihan, giliran Pramudya bersama Yeremia menantang Fajar/Rian yang saat ini telah menyandang peringkat satu dunia.
"Pasti kita mau (kalahkan peringkat satu dunia, Fajar/Rian di Indonesia Masters), dan pasti mereka lebih pressure juga enggak sih? haha," ucap Pramudya dengan nada bercanda, kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia, Kamis (5/1/2023).
Belum sampai di situ, Yeremia juga ikut bersuara terkait perang saudara di Indonesia Masters 2023 nanti. Bahkan pemain berusia 23 tahun itu enggan membocorkan strategi permainan terbaru Pramudya/Yeremia saat ini yang dinilai akan berbeda setelah absen selama enam bulan.
"Rahasia (soal strategi baru dari posisi permainan), nanti ketahuan Fajar bahaya. Tentunya ada rahasia khusus," canda Yeremia.
Sementara menanggapi perang saudara tersebut, The Prayer -julukan Pramudya/Yeremia- sebenarnya sedikit menyayangkan. Sebab, mereka juga ingin unjuk gigi lebih jauh di kandang sendiri tanpa harus saling menjatuhkan pemain Tanah Air lainnya.
"Sangat disayangkan karena harus ketemu sama-sama Indonesia di babak pertama," ucap Yeremia kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia di Pelatnas PBSI Cipayung.
"Ya disayangkan, apalagi di Indonesia mainnya. Cuma realitanya begitu. Mereka ranking satu, kita ranking 24, sudah pasti ketemu. Ya mau gimana lagi harus lawan," tambah Pramudya.
Sejauh ini Pramudya/Yeremia punya modal bagus kala bertemu Fajar/Rian di turnamen resmi. Saat ini, mereka unggul head-to-head 2-1, dengan pertemuan terakhir justru dimenangkan Fajar/Rian di Indonesia Masters 2022 lalu.
(Reinaldy Darius)