“Ketika Stoner datang sebagai test rider, saya pikir saya bebas, tapi dia tidak bertahan lama! Kemudian, Gigi mengatakan kepada saya, 'Saya dapat menemukan pembalap, tetapi bukan pembalap penguji yang melakukan apa yang Anda lakukan'," imbuhnya.
Pirro pun mengatakan tidak mudah baginya ketika tidak mendapat kesempatan untuk membalap. Meski begitu, dirinya kini tetap merasa puas karena telah berhasil menjadi bagian penting bagi kesuksesan Ducati saat ini.
“Ketika Anda masih muda, sulit untuk menerima (tidak balapan) dan saya akan selalu ragu tentang level saya jika saya membalap beberapa musim penuh di MotoGP," sambung Pirro.
“Namun, saya telah menjadi bagian dari tim penting dan telah berada di sini lebih lama dari Gigi!” pungkasnya.
(Djanti Virantika)