BPJS Ketenagakerjaan mengklaim jika 148 ribu atlet dan pelaku olahraga sudah terlindungi program jaminan sosial. Hal tersebut pun membuat nasib para olahragawan di Indonesia kini menjadi lebih baik.
Kabar tersebut disampaikan langsung Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Bidang KSI, Muhyidin Mukim dalam Talkshow bersama Iluni Fakultas Hukum UI yang bertemakan “Jaminan Perlindungan Atlet Demi Kesinambungan Prestasi dan Industri Olahraga Nasional’.
Talkshow tersebut digelar di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Rabu (7/12/2022). Diskusi tersebut secara khusus membahas mengenai jaminan sosial perlindungan atlet dan pelaku olahraga Tanah Air.
“Terkait perlindungan di bidang keolahragaan lumayan bagus. Di awal tahun 2022, baru 64 ribu atlet dan pelaku olahraga yang terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini, sudah 148.446 atlet dan pelaku olahraga yang terlindungi,” ujar Muhyidin Mukim.
“Dari sepak bola, ada 2 persen (dari jumlah tersebut) sudah terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” sambungnya kemudian.
Secara total, ada 2.965 atlet dan pelaku sepak bola yang telah terlindungi jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan. Adapun rinciannya adalah 819 orang berasal dari Liga 1, 162 orang dari Liga 2, dan sisanya berasal dari sumber lainnya.