"Pada akhirnya, mendapatkan hasil maksimal dari (Desmosedici) dan tidak ada motor yang mudah. Tapi ya, sejak awal saya menemukan bahwa itu adalah motor yang sangat jinak, sangat mudah diatur, saya mengerti dengan baik setiap titik di mana saya harus meningkatkan kekuatan dan di mana tidak, motor dengan banyak tenaga dan karena gaya berkendara saya telah cukup alami," kata Alex dilansir dari Motosan, Rabu (9/11/2022).
Meski begitu, Alex mengaku tikungan masih menjadi kendala untuknya bersama Desmosedici. Namun selebihnya, ia merasa tak ada masalah.
"Di tikungan kanan, itu sangat sulit bagi saya, tikungan kiri saya sedikit kehilangan kendali, di situlah saya harus mengatasi kekurangan. Tapi untuk yang lainnya seperti ergonomis dan semacamnya saya merasa baik," pungkasnya.
(Reinaldy Darius)