Sementara itu, raihan buruk yang didapat Quartararo pada MotoGP Thailand 2022 dinilai tak lepas dari performa motornya pada lintasan basah. Pernat mengklaim saat ini pembalap asal Prancis itu sedang ketar-ketir karena Ducati mulai kompak untuk bisa membawa Bagnaia melengserkannya dari puncak klasemen.
“Fabio memulai dengan buruk, balapan di lintasan basah dan dia tidak memiliki daya tarik. Mungkin hari terburuk Prancis dari awal di Aragon. Fabio mulai gugup, dan saya mengerti, karena dia menghadapi pasukan Ducati yang melaju sangat cepat,” jelas Pernat.
Persaingan perebutan gelar juara MotoGP musim ini memang sangat menarik untuk disimak. Bagnaia yang hanya terpaut dua angka saja dari Quartararo, bukan tidak mungkin bisa menjegalnya.
Mengingat, saat ini masih tersisa tiga seri balapan. Selanjutnya, para pembalap akan menjalani balapan MotoGP Australia yang akan berlangsung di Sirkuit Phillip Island pada Senin 17 Oktober 2022.
(Djanti Virantika)