PEMBALAP Yamaha Monster Energy, Fabio Quartararo tampak kecewa dengan hasil MotoGP San Marino 2022. Pembalap asal Prancis itu hanya bisa pasrah usai dirinya finis kelima di Sirkuit Misano, San Marino, Minggu 4 September 2022 malam WIB.
Memulai balapan dari posisi delapan, El Diablo –julukan Quartararo- sempat turun satu tempat sebelum kembali bersaing satu lap kemudian. Banyaknya pembalap yang jatuh membuatnya merangkak naik ke urutan keenam di belakang pesaing terdekatnya di klasemen, Aleix Espargaro.
Ketika balapan tersisa 22 lap, juara MotoGP 2021 itu berhasil membalap sang bintang Aprilia untuk merebut posisi kelima. Setelah itu, dia menjauh dengan selisih 0,8 detik dari Aleix Espargaro dan terus berusaha mengejar empat pembalap di depannya.
Akan tetapi, jarak yang jauh sudah terlanjur tercipta ketika rider asal Prancis itu tertahan di belakang Aleix Espargaro. Alhasil, hingga melewati garis finis dia tetap berada di posisi kelima dengan selisih 5,771 detik dengan sang pemenang, Francesco Bagnaia.
Fabio Quartararo pun tak memungkiri bahwa ini adalah balapan yang sulit untuknya. Namun, ia mengakui banyak kehilangan waktu ketika berada di belakang Aleix Espargaro. Alhasil, dia menilai finis kelima adalah hasil yang pantas didapatnya dari Misano.
“Itu adalah balapan yang sulit, tetapi sebenarnya ini adalah salah satu balapan pertama saya berada di belakang motor lain tanpa masalah ban depan terlalu panas atau tekanan ban depan. Saya memiliki kecepatan yang kurang lebih sama dengan yang saya miliki selama latihan,” kata Fabio Quartararo dilansir dari laman resmi Yamaha, Senin (5/9/2022).