Ketika mengalahkannya, ia bernapas lebih keras dan kemudian dia berteriak di sudutnya. Itu ditujukan agar keluar dari tekanan, supaya bisa menjadi pemenang.
“Saya mencoba keluar dari tekanan. Saya belum pernah melakukan Von Flue sebelumnya, jadi saya pikir itu akan sangat keren," timpalnya.
Untuk diketahui, guillotine choke merupakan kuncian dengan menekan pembuluh nadi kepala (carotid arteries). Jika diterapkan dengan kekuatan penuh, tak memberi ruang bagi lawan untuk lepas dan terpaksa tap out (menyerah).
Kendati begitu, kuncian tersebut masih bisa diatasi lewat kuncian von flue choke. Kuncian tersebut membuat petarung harus memiliki kontrol samping atas lawan yang mengeksekusi guillotine choke.
Sambil berbaring tegak lurus di punggung lawan, petarung harus mendapatkan kontrol underhook dan mengunci kedua tangan. Gerakan itu yang diterapkan Cory McKenna ketika mengalahkan Miranda Granger.
Sebagai tambahan informasi, Cory McKenna merupakan atlet muda UFC potensial dari Inggris. Akan tetapi ia banyak digemari karena kerap berani melakukan gerakan yang tak terduga, seperti saat mengalahkan Miranda Granger.
(Hakiki Tertiari )