“Saya mengharapkan diri saya untuk bermain di level yang lebih tinggi, tentu saja. Maksud saya, saya bisa melakukan yang lebih baik. Tapi kredit untuk Jiri,” sambungnya.
Disisi lain, Vesely mengaku sangat senang bisa mengalahkan Djokovic sekaligus sukses membuat peringkatnya menjadi turun. Sebab, petenis peringkat 123 dunia itu menilai kalau dunia tenis membutuhkan sosok baru untuk mengisi ranking satu dunia.
“Saya tidak pernah benar-benar berpikir saya akan memiliki peluang melawan Novak. Dia adalah salah satu yang terhebat sepanjang masa,” ungkap Vesely.
“Sangat bagus bagi tenis untuk memiliki seseorang yang baru di No. 1 dunia. Novak adalah seorang juara, dia telah menjadi No. 1 selama 361 minggu. Tetapi tenis membutuhkan No. 1 dunia baru dan ada generasi baru yang akan datang dan saya pikir itu hebat,” tambahnya.
Tentunya menarik melihat peta persaingan para petenis di 2022 ini. Perebutan menjadi siapa yang terbaik tampaknya akan makin berjalan sengit.
(Rivan Nasri Rachman)