“Jadi tidak diragukan lagi kami akan duduk dan mencoba menemukan kesepakatan. Itu akan menjadi bagian dari periode musim dingin,” tambahnya.
Sainz sendiri datang ke Scuderia Ferrari pada 2021 untuk menggantikan peran Sebastian Vettel. Saat ini, Scuderia Ferrari sudah mengamankan kontrak Leclerc hingga 2024, sekarang giliran Sainz yang kemungkinan besar akan perpanjang masa baktinya di tim asal Italia itu.
Duet Sainz daan Leclerc diyakini bisa jauh lebih baik lagi di F1 2022. Tentunya penggemar Ferrari sangat ingin melihat pembalap tim berlogo kuda jingkrak itu bisa bersaing memperebutkan gelar juara dengan Mercedes AMG Petronas dan Red Bull Racing.
(Rivan Nasri Rachman)