MARANELLO - Kepala Tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, tahu penyebab pembalapnya, Charles Leclerc, tidak meraih hasil maksimal di Formula One (F1) 2021. Menurut Binotto, Leclerc kurang beruntung pada musim 2021.
Carlos Sainz Jr, yang baru bergabung dengan Ferrari, mampu tampil lebih baik ketimbang Leclerc pada musim ini. Padahal, banyak orang memperkirakan performanya bakal kalah dari Leclerc yang digadang menjadi nomor 1 di Ferrari.
Sebab, Leclerc bisa dikatakan sebagai anak emas tim asal Maranello, Italia itu. Dia merupakan pembalap binaan Ferrari yang sudah bergabung sejak 2019. Akan tetapi, Sainz memberikan kejutan dengan memperoleh empat podium.
Hal itu membuatnya berada di posisi kelima klasemen akhir dengan poin 164,5. Dia unggul 5,5 poin atas Leclerc di peringkat ketujuh. Binotto merasa hal itu bisa terjadi karena Leclerc yang kerap tak beruntung.
BACA JUGA: Kelemahannya Dimanfaatkan Carlos Sainz Jr, Charles Leclerc Tak Marah
Seperti pada F1 GP Monako, Leclerc meraih pole position. Tetapi, dia malah gagal finis akibat kerusakan mesin. Binotto menilai Leclerc kehilangan banyak poin akibat nasib kurang beruntung.
“Kami tidak boleh lupa jika ada balapan di mana dia tak mencetak poin. Yakni di Monako dan Budapest. Sebagai pembalap, dia tidak beruntung di balapan tersebut,” kata Binotto, dikutip dari Race Fans, Kamis (23/12/2021).