BOS Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, mengakui Valterri Bottas selalu mendapatkan tekanan dari Lewis Hamilton. Atas dasar itu, pembalap asal Finlandia itu memilih hengkang dari tim mulai Formula One (F1).
Bottas mengumumkan akan meninggalkan Mercedes pada akhir musim ini pada September 2021 lalu. Perjalanannya di tim selesai setelah lima tahun bersama Hamilton terus memburu gelar kelima berturut-turutnya sekaligus memecahkan rekor kedelapan secara keseluruhan.
Bottas mengatakan alasannya hengkang karena merasa tidak dihargai pihak Mercedes. Pasalnya ia setiap pergantian musim hanya diberi kontrak bergulir satu tahun. Alhasil itu berdampak negatif pada kinerjanya bersama tim.
Baca juga: Ini yang Dilakukan Lewis Hamilton demi Gelar Juara F1 2021
Terkait itu, Wolff mengatakan pada awalnya ingin memberi tekanan yang dapat memotivasi Bottas tampil lebih baik. Namun ternyata, menurut Wollf, pembalap usia 32 tahun itu tidak dapat menahan tekanan itu ditambah keberadaan Hamilton
Baca juga: Lewis Hamilton Puji Sikap Bos Mercedes soal Persaingan Gelar Juara Dunia F1 2021
"Saya sudah mengatakan tekanan adalah hal yang baik untuk Valtteri, dan terkadang tekanan itu bisa membuat Anda patah hati,” ucap Wolff dikutip laman GP Fans, Selasa (30/11/2021).
“Saya pikir Valtteri selalu berada dalam tekanan sepanjang hidupnya dalam balap formula. Dia tidak pernah memiliki sumber daya yang melimpah untuk balapan, dan saya merasa itu bagus untuknya,” lanjutnya.