LESMO – Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, membeberkan alasan menduetkan Jorge Lorenzo dengan Valentino Rossi beberapa tahun lalu. Meski terbilang nekat, Jarvis tetap melakukannya dan mengambil risiko besar.
Sebagaimana diketahui, Yamaha pernah tampil sebagai kekuatan dominan di kompetisi MotoGP dengan susunan pembalap dream team yakni Rossi dan Lorenzo. Keduanya pernah saling berduet pada 2008-2010 dan 2013-2016.
Era kesuksesan Yamaha pun datang, ketika mereka berhasil mengumpulkan lima gelar juara dunia MotoGP dengan keberadaan dua pembalap tersebut. Adapun rinciannya adalah dua dari Valentino Rossi dan sisanya didapatkan Jorge Lorenzo.
BACA JUGA: Tampil Kompetitif di MotoGP 2021, Bagnaia Ternyata Banyak Pelajari data Lorenzo
Empat dari lima gelar itu datang saat Rossi dan Lorenzo masih menjadi rekan satu tim, dengan kedua rider sama-sama mengambil dua gelar. Akan tetapi, di balik kesuksesan tersebut, suasana negatif juga hadir. Kedua pembalap terlibat rivalitas tinggi yang kadang sampai menimbulkan konflik antar satu sama lainnya.
BACA JUGA: Jorge Lorenzo Mengakui Kehebatan Fabio Quartararo di MotoGP 2021
Di sisi lain, Jarvis mengatakan, banyak orang sudah tahu ketika mendatangkan Lorenzo ke Yamaha adalah sesuatu yang berisiko. Namun, ia akhirnya menjelaskan alasan mendatangkan Lorenzo ke timnya saat itu karena sebagai bentuk waspada. Pasalnya, saat itu Rossi dirumorkan akan pergi ke kompetisi motorsport lainnya yakni Formula One (F1).