SEJUMLAH atlet memutuskan menjadi mualaf karena menemukan kedamaian dalam Islam. Deretan olahragawan dalam daftar ini secara terbuka menyatakan berpindah keyakinan saat melakukan wawancara.
Setelah memeluk Islam, para atlet ini secara terus terang menemukan hidup yang lebih cerah. Bahkan ada juga yang mengajak anggota keluarganya untuk pindah keyakinan menjadi mualaf. Berikut lima atlet yang memutuskan memeluk Islam dirangkum dari berbagai sumber:
5. Sonny Bill Williams
Di urutan ketiga, ada nama Sonny Bill Williams. Atlet rugbi asal Selandia Baru ini juga menambah panjang daftar atlet yang menjadi mualaf. Dia memutuskan memeluk agama Islam pada 2009.
Alasannya juga sama, Sonny Bill Williams menemukan ketenangan dalam agama Islam. Dia sendiri mulai mendalaminya setelah berhubungan dengan keluarga imigran asal Tunisia. Hal itu terjadi kala Williams berkarier di Toulon, Prancis.
Baca juga: 5 Atlet Indonesia yang Jadi Mualaf, Nomor 1 Bahagia Dengarkan Suara Azan
“Kedamaian, penghiburan, dan kebahagiaan yang mereka miliki dalam keluarga itu sungguh indah. Jadi, dari sanalah saya mulai berkenalan dengan Islam,” kata Sonny Bill Williams, dikutip dari Now To Love NZ.
4. Wilhelm Ott
Terakhir, ada nama Wilhelm Ott. Petarung Martial Mixed Art (MMA) ini menjadi mualaf pada pertengahan 2020. Hal itu diketahui dari unggahan Wilhelm Ott di instagram-nya, @willi.ott.148.
Keputusan Wilhelm Ott menjadi mualaf pun langsung mendapat sorotan besar. Kini, dia dan keluarganya terus menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran Islam. Ott dan sang istri bahkan memutuskan untuk menikah ulang secara Islam usai menjadi mualaf.
“Krisis corona memberi saya kedamaian yang saya butuhkan untuk menemukan iman saya lagi. Islam menguasai saya selama bertahun-tahun. Akan tetapi, ada juga waktu ketika saya tidak bisa berbuat apa-apa dan membiarkan diri saya terpengaruh secara politik,” terang Wilhelm Ott kala menjelskan dirinya sudah memeluk agama Islam.
“Tetapi ketika saya mengalami masa-masa sulit, keyakinan Islam memberi saya kekuatan yang diperlukan. Hidup naik turun. Jika Anda telah belajar berjalan dengan sepatu saya, Anda hanya akan menangis,” lanjutnya.
“Iman saya sekarang cukup kuat sehingga saya mengenali satu-satunya Tuhan yang benar dan berbicara syahadat untuk dapat dengan bangga mengatakan, ya, saya seorang Muslim,” tukasnya.