ADA satu masa para pebulu tangkis lebih memilih pensiun meski usianya ketika itu masih tergolong muda untuk seorang atlet tepok bulu. Para atlet tersebut bahkan populer pada zamannya, namun tetap memilih gantung raket.
Nama-nama seperti, Bao Chun Lai , Wang Lin dan Maria Kristin tentu tidak asing di telinga para penggemar bulu tangkis di seluruh dunia. Akan tetapi, mereka adalah contoh pebulu tangkis yang mengakhiri karir di usia yang terbilang cukup muda.
Bao memutuskan gantung raket pada usia 28 tahun karena cedera lutut yang dialaminya. Dia tidak sanggup lagi menjalani latihan keras. Bahkan, jika dalam kondisi yang parah, cedera itu membuatnya sulit untuk berdiri.
Hal yang sama juga dialami oleh Wang Lin. Cedera parah pada lututnya membuat pemain asal China itu memutuskan untuk pensiun di usia yang sangat muda, yakni 24 tahun.
Baca juga: Kenal sejak Kecil, Begini Sosok Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata Susy Susanti
Selanjutnya, Maria Kristin Yulianti juga menjadi contoh atlet yang pensiun karena cedera lutut berkepanjangan yang dideritanya. Dia harus rela menggantung raketnya pada 2012 lalu, di usia 27 tahun.
Jika berkaca pada tiga nama di atas, cedera lutut sepertinya menjadi penyebab yang paling sering membuat seorang pebulu tangkis pensiun di usia muda. Sebab, lutut adalah bagian tubuh yang penting untuk bisa bermain dengan maksimal, jika sudah cedera maka akan sulit untuk memberikan performa terbaik. Bahkan, latihan pun sudah tidak sanggup.