“Tim Paralimpiade Afghanistan, yang diwakili Zakia Khudadadi dan Hossain Rasouli telah tiba di Ibu Kota Jepang. Mereka siap untuk berkompetisi Paralimpiade Tokyo 2020,” bunyi pernyataan resmi Paralimpiade.
Walau sempat diragukan, bendera Afghanistan tetap dikibarkan selama parade upacara pembukaan. Bendera ini dibawa oleh para sukarelawan (volunteers) mengitari Stadion Nasional Jepang.
Para atlet Afghanistan kemudian terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Setelah melewati berbagai halangan, mereka akhirnya dapat berangkat dan berkompetisi.
Tentu saja, kondisi ini memberi cerita berbeda dalam gelaran Paralimpiade Tokyo 2020. Ajang ini pun akan berlangsung jauh lebih menarik dengan keikutsertaan para atlet Afghanistan.
(Djanti Virantika)