Perjuangan Victo secara perlahan membuahkan hasil. Berkat usaha kerasnya, Dia akhirnya mampu menelurkan pemain-pemain berbakat di Taiwan yang sukses di kancah internasional. Salah satu hasil karya dari tangan dinginnya yaitu Lee Yang/Wang Chilin yang menembus di peringkat 3 dunia di sektor ganda putra.
Ada juga Chou Tien Chen yang berada di posisi peringkat 4 dunia di sektor tunggal putra. Tak hanya menelurkan pemain berbakat, bahkan Victo sukses mencetak pelatih berkualitas yang kini menangani ratu tunggal putri bulutangkis saat ini yaitu Tai Tzu Ying.
“Sekarang yang mungkin masyarakat Indonesia kenal itu Chou Tien Chen, Lee Yang, Wang Chilin. Pelatih-pelatih juga saya bikin. Karena saya punya target bukan hanya pemain tapi juga melahirkan coach yang bagus. Coach yang bagus dan terkenal di Taiwan tamatan sekolah saya itu coachnya Tai Tzu Ying dan coach Lee Yang,” pungkas Victo.
Langkah Vito ini mirip dengan yang dilakukan Indra Sjafri saat membangun timnas U-19 era Evan Dimas dkk. Indra menyebut saat kali pertama membentuk timnas, dia harus blusukan ke daerah daerah untuk melihat langsung kemampuan pemain. Dia kemudian melakukan seleksi sehingga terbentuk skuad juara Piala AFF U-19.
(Rachmat Fahzry)