Namun di sisi lain, Richard juga mengatakan protes yang dilakukan pun harus melalui kajian terlebih dahulu. Jika memang layak, Richard pun berharap PBSI bisa langsung melayangkan protes ke BWF.
Seperti diberitakan sebelumnya, pihak BWF memutuskan untuk membatalkan gelaran Singapura Open 2021 karena tingginya kasus pandemi Covid-19 di negara tersebut.
Seharusnya, Singapore Open dilangsungkan pada 1 hingga 6 Juni mendatang. Ajang ini menjadi lebih penting, karena poin yang didapat pemain nantinya termasuk sebagai kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.
Meski begitu, pihak BWF dan Asosiasi Bulu Tangis Singapura (SBA) menilai sulit untuk menggelar Singapore Open 2021. Karena kesulitan mencari jadwal pengganti, ajang ini pun dibatalkan.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)