“Saya suka perasaan saya, sensasi, adrenalin yang muncul dari kemenangan, naik podium, atau sekadar balapan yang bagus,” tambahnya.
“Saya baik-baik saja selama beberapa hari (dengan kondisi itu). Saya suka perasaan itu di sana,” lanjutnya.
“Saya tahu betul bahwa pada akhirnya, waktu akan menang, sayangnya itu terjadi pada semua orang. Tetapi, saya mencoba sekuat tenaga untuk membuatnya (waktu) sesulit mungkin, itu saja,” sambungnya.
“Ini adalah satu-satunya alasan mengapa saya masih balapan,” tukas pemilik tujuh gelar juara MotoGP.
(Rachmat Fahzry)