Penampilannya menimbulkan kontroversi. Poin Zahra Lari dikurangi karena dia mengenakan jilbab. Lari kemudian berkampanye untuk mengubah peraturan tersebut. Dia meminta Federasi Seluncur Es Dunia (ISU) untuk mengubah aturan dan mengizinkan atelt mengenakan hijab saat berlaga.
Zahra Lari adalah wanita Arab pertama yang bermain skate di depan panel juri internasional profesional yang mengenakan jilbab. Juri mengurangi poin dari skornya karena pelanggaran pakaian.
"Saya benar-benar tidak memiliki perasaan negatif terhadap putusan ini. Para juri saat itu belum pernah melihat seseorang bersaing dengan itu sehingga mereka benar-benar tidak tahu bagaimana cara menilai saya,” tuturnya.
"Kepala pengembangan ISU saat itu, meminta untuk bertemu dengan saya saat saya di Hongaria. Dia ingin melihat hijab itu dan memahami betapa amannya di atas es," kenang Lari.
(Ramdani Bur)